Sabtu, 16 November 2013

Posting keempat



10  November adalah hari yang tidak asing lagi bagi kita, karena pada hari itu kita peringati sebagai hari pahlawan. Sebenarnya pahlawan itu siapa sih ? apa pahlawan itu seseorang yang harus berperang melawan penjajah? Jawabannya akan kalian ketahui setelah membaca  postingan saya kali ini.
Inilah dia sekilas infonya. . . !

PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
 UNTUK ANAK BANGSA


Salah satu tokohnya adalah seorang wanita yang bernama Sutriyati, beliau lahir di Buay Madang ,Oku Timur,tepatnya di Desa Mudasentosa,28 Februari 1969. Beliau adalah anak ke 3 dari 10 bersaudara. Lahir dan dibesarkan oleh pasangan suami isteri bapak Jumiko dan Ibu Sami yang kehidupan ekonominya bisa dibilang pas-pas an. Berikut adalah riwayat pendidikan,riwayat kerja serta riwayat keluarga Sutriyati.

A.  Riwayat Pendidikan dan Kerja

Selama masa pendidikan Sutriyati selalu bersekolah di sebuah yayasan swasta yang bernuansa Kristen. Itu bukan karena agama beliau Kristen,tetapi itu adalah satu-satunya sekolah yang terdapat dilingkungan tepat dimana ia tinggal.

·         Berawal pada tahun 1976,Sutriyati bersekolah di SDK (Sekolah Dasar Kristen) yang terletak di Desa Mudasentosa, Kec. Buay Madang, Kab. Oku Timur.
·         Setelah lulus,beliau melanjutkan di SMPK (Sekolah Menengah Pertama Kristen). Yang letaknya masih dalam satu lingkungan dengan SDK.
·         Kemudian setelah itu melanjutkan di SPG YPKSS (Sekolah Pendidikan Guru Yayasan Pedidikan Kristen Sumatera Selatan)sederajat dengan SMA, yang terletak di Desa Sumber Asri,BK.3 dan lulus tahun 1989.

Selesai menjalani pendidikan 12 tahun di SD,SMP dan SPG, pada tahun 1990 beliau menikah dengan lelaki teman satu angkatannya,yang Bernama Sakim. Setelah menikah Sutriyati dan Suaminya honor sembari bertani untuk memenuhi kehidupannya di Desa Bumiharjo,Kec.Buay Bahuga,Kab. Way Kanan, tempat mereka tinggal. Pada tahun 1993 Sutriyati dan suaminya mengikuti sebuah pendaftaran PNS(Pegawai Negei Sipil).Tak sia-sia perjuangannya,mereka berdua lolos dalam tes menjadi PNS. Dan pada tahun itu juga SK (Surat Keputusan) mereka berdua jatuh yang menyatakan bahwa Sutriyati mengajar di SDN 01 Sukadana,Sekolah Dasar yang beratap seng dan berdinding papan,terletak di sebuah kampung terpencil, yang pada saat itu disebut dengan IDT (Inpres Desa Tertinggal). Jarak antara rumah dan tempat mengajar ± 5 km,perjalanannya naik turun ,menyeberangi 2 sungai,dan jalan yang berlumpur ia lewati setiap hari dengan menggunakan sepeda ontel. Tak jarang sering terjadi banjir saat musim penghujan,dan harus menggunakan perahu/sampan untuk menyeberanginya.itu semua ia lakukan demi untuk anak bangsa. Karena menurutnya terlalu beresiko selama dalam perjalanan, akhirnya sutriyati menumpang sebuah rumah di desa dimana tempat ia mengajar. Sebuah desa yang masih sangat terpencil,jauh dari pasar,jauh dari rumah sakit,jauh dari tempa-tempat hiburan,benar-benar jauh dari keramaian. Hanya ada hutan dan ladang,rumah penduduknyapun juga belum terlalu banyak.
Sedangkan sang suami harus mengajar di Desa Tulang Bawang,yang jaraknya lebih jauh lagi, dan hanya sebulan sekali mereka betemu karena jarak dan tugas yang memisahkan.
Ya bisa dibilang hubungan jarak jauh gitu deh,,,hehe ^_^

Pada saat itu ada program pemerintah baru yang menetapkan bahwa guru SD minimal harus lulusan DII. Jadi semua guru SD yang sudah menjadi PNS harus mengikuti penyetaraan DII,salah satunya adalah Sutriyati.
·         pada tahun  1996 beliau melanjutkan pendidikan DII UT di Bandar Lampung selama 2 tahun.

Saat tahun 1998 Sakim,suami Sutri dipindahkan tugas di SD yang sama tempat Sutri mengajar. Setelah 8 tahun mereka tinggal di desa terpencil tersebut, Sutriyati dan sang suami akhirnya memutuskan untuk kembali ke Desa tempat mereka berasal dulu,yaitu desa Bumiharjo.jadi pada tahun 2002 mereka kembali lagi di desa itu.
      Siring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, pemerintah mengluarkan program baru bahwa guru SD minimal lulusan S1.
·         Oleh karena itu Pada tahun 2009 Sutriyati akhirnya mengikuti kuliah S1 UT di Bandar Lampung dan lulus tahun 2013.
Dan pendidikan beliau berhenti sampai disini.

Saat ini SDN 01 Sukadana tepat dimana Sutriyati mengajar sudah mengalami beberapa kali renovasi,termasuk jalan yang ia lewati juga mengalami perbaikan.
Berikut adalah foto saat Sutriyati mengajar dengan keadaan sekolah yang baru.

imut ya adek nya hehe.. :)


sangat perlu untuk mengajarinya satu persatu.. ^_^

Dari tahun 1993 hingga sekarang Sutriyati masih mengajar di SDN 01 Sukadana tersebut dan ia mengajar kelas 1. Selama ±20 tahun belum ada yang sanggup menggatikannya mengajar kelas 1. Karena bukan hal yang mudah untuk mengajar anak-anak seperti kelas 1 SD. Karena pada saat itu belum ada pendidikan sebelum SD seperti TK/Paud. Jadi butuh kesabaran dan cara tersendiri untuk menghadapinya. Itu adalah salah satu kelebihan Sutriyati yang membuat  ia sukses menjadi seorang guru. Guru SD terutama guru kelas 1 adalah orang yang berperan sangat penting semasa pendidikan kita. Karena saat itu kita mempelajari hal-hal yang sangat mendasar seperti membaca,menulis dan berhitung yang menjadi kunci dari kesuksesan. Sudah banyak siswa-siswi Sutriyati yang menjadi orang sukses. Tidak sia-sia pengorbanan beliau selama ini, karena telah menghasilkan bibit-bibit yang baik untuk meneruskan perjuangan bangsa tercinta ini.

B.   Sejarah Singkat Keluarga

Setelah mengetahui riwayat pendidikan dan riwayat kerja Suriyati,sekarang saya akan membahas tentang riwayat/sejarah singkat tentang keluarganya.
Setelah menikah dengan Sakim tahun1990 .
·         pada tahun 1992 Sutriyati melahirkan anak pertamanya,bayi kembar,laki-laki dan perempuan. Tapi sayang kedua bayi itu tidak bisa diselamatkan karena kelahirannya belum cukup umur.
·         Pada tahun 1994,lahirlah anak yang kedua,seorang bayi pria yang tampan,dan di beri nama Yogi Zakaria. Tapi sayang sungguh sayang di usianya yang baru 2 bulan yogi sakit dan nasibnya sama dengan kedua kakaknya.
·         Pada tahun 1997,lahir anak yang ketiga.seorang bayi wanita yang tak kalah cantik,dan dia adalah orang dibalik pengetikan postingan kali ini,,siapa hayoo??
Gak perlu dikasih tahu sudah pada tahu sendiri kan? hehe..denger-denger nasibnya juga hampir sama seperti kakak-kakak nya,tapi dia lebih beruntung,karena usaha dan doa dari orang tua tercinta kini ia tumbuh menjadi gadis remaja yg cantik nan jelita yang di beri nama Onik Rusmiyati..#PD dikit gak papa ya,,hehehe ^_^
·         Pada tahun 2005,lahirlah seorang putri yang sama cantik diberi nama A.Nurul hidayah.
·         Dan yang terakhir pada tahun 2009,lahirlah pria tampan yang diberi nama A.Hafidz Ariansyah.
Kedua anak terakhirnya lahir dengan keadaan sehat wal afiat.amin yarabal alamin.

Nah dari riwayat hidup tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa Jawaban pertanyaan yang diatas tentu saja bukan, kalau menurut pandangan saya PAHLAWAN adalah sebutan untuk seseorang yang telah berjuang untuk kita tanpa mengharapkan imbalan atau balasan apapun. Jadi tidak harus berperang melawan penjajah untuk bisa disebut pahlawan. Seperti apa yang dilakukan oleh Sutriyati yang berjuang memberikan dan mengajarkan ilmu yang ia bisa kepada siswanya tanpa mengharapkan balasan apapun. Karena ilmu itu tidak bisa dinilai dengan uang,Itu sebabnya seorang Guru disebut pahlawan tanpa tanda jasa.
Yang kita lakukan sebagai pelajar hanyalah belajar dengan sungguh-sungguh,itu berarti kita sudah ikut berperan dalam usaha mempertahankan kemerdekaan dan meneruskan perjuangan para pahlawan kita.
SEMANGAT!! ^_^

Sumber : Inspirasi saya

33 komentar:

Unknown mengatakan...

bgus, guru memang pahlawan
coment balik http://ferdinanduswisnucristian.blogspot.com

Unknown mengatakan...

good bisa jadi inspirasi buat kita semua
jangan lupa komen balik http://ratihpermatasarri.blogspot.com

Unknown mengatakan...

memang benar pahlawan, sampai rela sebegitunya untuk anak bangsa

Unknown mengatakan...

sangat patut bwt dicontoh nih...

Unknown mengatakan...

wah,, menarik sekali..

Unknown mengatakan...

sungguh patut di contoh,, samapai rela segitunya

Unknown mengatakan...

cukup luar biasa kesabaran nya... pahlawan tanpa tanda jasa

Unknown mengatakan...

wow semoga bnyak yg terinspiirasi ya

Unknown mengatakan...

perlu kita tiru kesabarannya

Jelly maulina mengatakan...

pahlawan yang menjadi inspirasi ..!!!!!!!!!!!!!
komen balik http://jellymaulina.blogspot.com

Unknown mengatakan...

wow..jasanya sangat mulia

Unknown mengatakan...

mempunyai semngat yg luar biasa ,, demi memcerdaskan pemuda indonesia

Unknown mengatakan...

sangat luar biasa jasa seorng gru
komen balik ya di selvioktavianixiipa2.blogspot.com

Unknown mengatakan...

sip, sangat menarik.

Unknown mengatakan...

jasanya sngt mulia

nita-ardiant1.blogspot.com

Unknown mengatakan...

sunggu tepat anda menganggap seorang guru sebagai pahlawan tanpanya kita tidak akan jadi seperti ini

Unknown mengatakan...

wah memang bener pahlawan tanpa tanda jasa.

Unknown mengatakan...

Sipppp.... pahlwan nya guru yaaaa..

Unknown mengatakan...

wcccchhh benar2 pahlawan tanpa tanda jasa yang sangat sabar dalam menghadapi murid2 nya ya....

comment balik ea di sitiyuriah.blogspot.com

enara ma'ating mengatakan...

memang bukan hal yang mudah untuk mengajar anak-anak seperti kelas 1 SD. apalagi saat itu belum ada pendidikan TK/Paud.
wah pasti orang ini sangat sabar...

Unknown mengatakan...

btuh perjuangan yang keras nih.. http://madearianiipa4.blogspot.com

Unknown mengatakan...

okd
comback di http://bellafriscafrezilia.blogspot.com

Unknown mengatakan...

Pahlawan yang sangat berjasa...
Balik. Nyomanjarwanto21.blogspot.com

Unknown mengatakan...

menjadi seorang guru memang pekerjaan yang sangat mulia,, bila tidak ada beliau apa jadinya kita....
komen balik ya di http://komangarinanda212.blogspot.com/

Unknown mengatakan...

memang perempuan itu mnjdi phlwan dlam sgla hal,,sabar sekali slma itu dy mengajar tetap mengajar dikelas 1,dimana murid2ny belum begitu mengerti akan pelajaran...saluuuuttt

Unknown mengatakan...

berjuang memberikan dan mengajarkan ilmu yang ia bisa kepada siswanya tanpa mengharapkan balasan apapun. itulah pahlawan

Unknown mengatakan...

perjuangan yang luar biasa,,,komen balik y tutikkharismayanti.blogspot.com

Unknown mengatakan...

patut di contoh
http://intanapregema.blogspot.com

Unknown mengatakan...

guru adalah pahlawan negara.. bila tak ada guru apa jadinya negara kita...

Unknown mengatakan...

wahhh pasti ibu sabar sekali bisa mengajar anak" yang masih kecil.
coment ke iindamayantismansa.blogspot.com
dan lihatlah seorang pahlawan dari sman 1 belitang, selamat berkunjung semoga dapat menginspirasi semuanya.amin

Unknown mengatakan...

memang guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa... bangga saya dg profesi beliau

Unknown mengatakan...

pahlawan yang sangat menginspirasi..koment balik revaenalia.blogspot.com

Unknown mengatakan...

menegangkan sekali pemirsa.. :D

Posting Komentar